Label

Label

Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label teknologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Desember 2016

Pembasmi Kanker Otak

View Article
Banyak orang yang mengidap penyakit kanker dan membuatnya harus kehilangan nyawanya. Namun kini, tidak perlu resah dengan salah satu penyakit yang cukup menakutkan tersebut. Karena sekelompok ilmuwan CTech Laboratory bersama dengan Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia (MITI) berhasil menemukan alat untuk membasmi kanker otak.

Penemuan ini sangat membantu dan memberikan loncatan dalam penanganan penyakit kanker otak yang selama ini yang menakutkan. Seperti yang dikemukakan oleh Warsito sebagai ketua tim yaitu menerapkan metode radiasi listrik statis. Dan temuan ini telah di uji cobakan terhadap pasien yang mengidap penyakit kanker otak. “Hasilnya sungguh sangat luar biasa, pasien itu dapat sembuh total setelah jangka dua bulan setelah penggunan alat ini,” tutur Warsito.

Menurutnya, pasien sudah tak mampu bergerak karena otak kecil sebagai pengendali sistem motorik tubuhnya sudah tak bisa menggerakkan seluruh otot. “Dia hanya bisa berbaring dan tak mampu bergerak, termasuk menelan makanan atau minuman yang diasupkan ke mulutnya,” ujar Warsito. Tim peneliti kemudian merancang perangkat yang disesuaikan dengan diagnosis dokter.

Hal ini memberikan bukti yang nyata, bahwa alat ini dapat digunakan sebagai penyembuh kanker otak. Karena selama ini proses penyembuhan kanker otak ini  berbiaya tinggi yang sangat memberatkan pasien. Sehingga dengan alat ini akan memberikan keringanan biaya yang cukup signifikan.

Selanjutnya perlu ada dukungan dari semua elemen untuk dapat mengembangkan alat ini agar menjadi lebih baik lagi. Karena ini sangat memiliki peran yang cukup besar sebagai pendorong terhadap teknologi anak bangsa kedepan. Hal ini yang dikemukan oleh Suharna Surapranata sebagai mantan menristek Indonesia.

Sumber: ristek.go.id dan republika.co.id

Radio Jadul Indonesia Tembus Pasar Dunia

View Article
Pada waktu sekarang ini perkembangan teknologi dan ilmu pengetahun sangat luar biasa. Dimana masyarakat telah banyak menggunakan barang dan teknologi yang sudah sangat memudahkan manusia dalam mengakses berbagai macam pengetahaun dan informasi. Misalnya saja radio yang sekarang ini dengan menggunakan smartphone orang dapat mendengar radio apapun yang penting memiliki jaringan internet. Hal ini berbeda dengan masa silam orang yang ingin mendengar radio harus memiliki radio kotak dengan tenaga batrai dan ukurannya cukup besar.

Melihat hal jadul ini, perusahaan PT Kriya Nusantara. Perusahaan yang masih satu grup dengan PT Panasonic ini justru mengedepankan keantikan sebagai nilai jual. Karena melihat pasar ini tidak tergarap dengan baik oleh perusahan dunia dalam bidang teknologi. Dan ternyata banyak penikmat yang masih menyukai menggunakan radio dengan model lama sebagai salah satu barang koleksi ditengah kecanggihan sebuah barang teknologi.

Sebagaimana yang dikemukan oleh Marketing PT Kriya Nusantara Tutuko, bahwa radio ini menjadi salah satu pembeda pasar ditengah kemajuan teknologi yang ada. Ditambah lagi teknologi yang digunakan dan design ini dilakukan oleh anak negeri. Sehingga radio ini memiliki rasa kebanggan sendiri dibandingakan dengan radio yang lain.

Kemudian radio ini telah di pasarkan ke berbagaia negara. Mislanya saja negara yang berada di kawasan timur tengah, Uni Emirat Arab, Dubai, dan Kuwait. Disana tanggapan pasar cukup baik dengan prodak radio jadul yang menjadi pembeda dengan kemajuan teknologi yang ada pada waktu sekarang ini. Radio ini dibandrol dengan harga 2 juta hingga 3 juta per buah.

Kedepan Radio ini akan merambah ke Eropa sebagai bentuk pengembangn pasar. Namun barang yang dijual akan berbeda, sebab pasar eropa lebih meminati radio digital dibandingkan dengan AM/FM. Oleh sebab itu pada waktu sekarang ini kami sedang dalam proses pembuatan radi digital untuk pasaran Eropa,” pungkas Tutuko.

Sumber: merdeka.com

http://beritabaik.web.id/2014/10/10/radio-jadul-indonesia-tembus-pasar-dunia/

ITS Pamerkan Bus Listrik ditengah Kenaikan Harga BBM

View Article
Ditengah pro kotra masyarakat dalam kebijakan yang dikeluarkan pemerintah untuk menaikan harga BBM, akademisi ITS membuat sebuah gebrakan dengan membuat bus dengan tenaga listrik. Inisiatif ini untuk dapat memberikan sumbangsih kepada bangsa dan negara dalam menjawab masalah yang sedang terjadi. Sikap ini harusnya di dukung oleh masyarakat dan pemerintah untuk dapat mengurangi ketergantungan dari bahan bakar minyak yang telah banyak membebani negara.

Pembuatan bus listrik ini hasil kerjasama antara ITS dengan pemerintah kota Surabaya dan operator seluler Telkomsel guna mengatasi trasportasi umum yang semuanya menggunakan bahan bakar minyak. Dalam Launching yang di lakukan pada Minggu (23/11) di Car Free Day Surabaya di hadiri oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Rektor ITS Prof Triyogi Yuwono, dan Direktur Telkomsel Alex J. Sinaga.
Seusai acara seremonial peresmian, Wali Kota Surabaya mencoba menggunakan bus listrik tersebut
dengan berkeliling kawasan CFD di pusat kota Surabaya sekitar 3 kilometer. Setelah berkeliling kawasan dengan bus listrik, Risma memberikan pendapat bahwa bus ini sesuai dengan visi kota surabaya sebagai ecocity. Kemudian Risma berujar bila dia akan pesan untuk digunakan oleh pemerintah kota Surabaya.


Kemudian Rektor ITS Triyogi Yuwono menyatkan alam pembuatan bus ini menghabiskan anggaran senilai Rp. 1,5 milyar. Anggaran yang paling besar digunakan untuk membeli mesin dan baterai yang di datangkan dari Tiongkok dan Singapura. Sedangkan bahan yang lain itu tidak terlalu mahal.
Masih menurut Triyogi, pembuatan bus listrik ini dengan waktu yang sangat cepat. Sebab pihak ITS dihubungi oleh Telkomsel sekitar dua bulan yang lalu untuk dapat membuat bus listrik. Dengan segera pihak ITS membuat tim untuk dapat mengerjakan bus listrik ini dengan waktu hanya dua bulan sudah selesai.
Lantas apakah karya yang dihasilkan oleh akademis ITS ini bisa dikembangakn untuk digunakan sebagai transportasi umum. Sebagaiamana yang dikemukakan oleh Ketua Tim Riset Mobil Listrik Muhammad Nur Yuniarto, bahwa masa depan bus ini sangat baik mengingat harga BBM yang akan terus naik dan sumber daya minyak yang terus menurun. Sehingga memerlukan angkutan umum yang tidak menggunakan energi BBM lagi (jawapos/tribunnews).

Forensika Digital Dikembangkan oleh UII

View Article
Pada waktu sekarang ini peradaban dunia telah memasuki era teknologi informasi yang mempermudah akses untuk mendapat informasi atau untuk berkomunikasi dan berbisnis. Misalnya saja hampir semua lembaga pemerintahan yang ada di Indonesia saja memiliki halaman website. Untuk dapat mengetahui semua info yang ada, termasuk perencanaan untuk dapat melakukan pelelangan dalam pengadaan barang dan jasa oleh instansi pemerintah. Hal ini sesuai oleh keputusan Presiden No. 80 tahun 2003 tentang pedoman pelakasaan pengadaan barang / jasa pemerintah.

Belum lagi instansi swasta yang lebih lagi untuk dapat memanfaatkan kemajuan arus teknologi dan informasi untuk dapat memudahkan dalam berteransaksi. Misalnya saja dunia perbankan yang telah lama menggunakan jasa internet dalam mengenalkan semua produk yang dimiliki oleh lembaganya. Karena mereka melihat internet akan sangat membantu dalam pengembangan jasa keuangan yang lebih cepat dan tepat yang tidak banyak memakan waktu.

Namun terdapat cela dari para pelaku kejahatan dalam dunia teknologi informasi untuk dapat melakukan aksinya yang menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Para pelaku kejatahan dalam dunia internet itu biasanya disebut dengan cybercrime. Malahan menurtu data terbaru dari  RSA semakin meningkat kejahatan cyber dari waktu ke waktu. Ditambah lagi semakin banyak pelaku kejahatan yang dapat melakukan kejahatan cyber yang tidak dibekali dengan kemampuan teknologi komputer yang baik. Sebab telah banyak aplikasi yang tersedia untuk dapat melakukan kejahatan cyber. Oleh sebab itu akan semakin banyak ahli yang pengelola teknologi informasi  untuk dapat berhati – hati dalam menjaga websitenya.
 
Ditambah lagi akan semakin menambah kesulitan dari pihak kepolisian untuk dapat mengungkap pelaku cyeber. Dari hal itu Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (FTI-UII) Yogyakarta mengembangkan studi forensika digital untuk merespons tantangan “cybercrime”. Supaya dapat membantu dari pihak kepolisian untuk dapat mengungkap kejahatan teknologi Informasi.
Sebagaiamana yang dikemukakn oleh Direktur Pusat Studi Forensika Digital (Pusfid) UII Yudi Prayudi, bahwa  Forensika digital itu memungkinkan kita untuk menemukan, mengumpulkan, mengamankan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan barang bukti digital yang terkait dengan kasus yang terjadi untuk kepentingan rekonstruksi kejadian serta keabsahan proses peradilan. Sehingga akan dapat membantu pihak kepolisian dapat menyelesiakan kasus cyber (solopos.com).

NARENDA SANG PENDIRI “CODING” PASCA DARI MICROSOFT

View Article
narenda_large

Sebagian besar masyarakat dunia telah menggunakan Microsoft sebagai alat teknologi yang digunakan sehari – hari, sehingga banyak pekerjaan yang dulu perlu waktu lama untuk dapat menyelesaiakannya. Kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam, sehingga banyak pekerjaan lain yang dapat dilakukan dan sangat menghemat waktu. Kemudian Microsoft sendiri sebagai salah satu perusahaan dunia yang banyak menjadi cita – cita warga dunia untuk dapat bekerja disana. Dengan alasan pengahasilan yang baik dan memiliki rasa kebanggaan tersendiri dapat bekerja di salah satu perusahan terbesar dunia bersama orang – orang terbaik dibidangnya yang mampu membawa peradaban manusia menjadi lebih baik.
Salah satunya itu ada Narenda Wicaksono, seorang pemuda Indonesia yang mendapat kesempatan untuk dapat bergabung dengan microsoft. Narenda sendiri adalah lulusan  jurusan Informatika ITB. Sedangkan kesempatan yang di dapat olehnya itu ketika dia menjadi Microsoft Student Ambassador yang kini menjadi Microsoft Student Partner. “ Aku mewakili kampusku untuk menjadi ambassador Microsoft. Kemudian Microsoft bikin lomba dan saya menang yang kemudian mewakili Indonesia untuk mengikuti kompetisi di India. Tapi saya kalah,” ujar Narenda.

Kekalahan di India itu tidak menjadi sebuah jalan gelap bagi Narenda. Sebab dari pihak microsoft telah menghubunginya untuk dapat bergabung setelah dia menyelesaiakan studinya. Ini disebabakan Narenada memiliki bakat dan keterrariakn yang lebih untuk dapat maju dalam dunia teknologi informasi. Kesempatan ini tidak disia – siakan oleh Narenda untuk dapat memberika kontribusi bagi perkembangan microsoft. Hal ini ditunjukan olehnya dengan membuat Terminal Services Web Acces dan dipakai oleh Steve Ballmer. “ itu salah satu yang membangakan dalam diri saya mampu berkontribusi, “ tutur Narenda.
Namun karir yang baik di microsoft tidak membuat Narenda merasa tenang. Sehingga dia memutuskan keluar dari Micrososft dan kembali ke Indonesia untuk membuat “coding”. Sebuah komunitas yang bergerak untuk developer yang punya aplikasi di store, apakah itu Android (Google Play Store), Windows (Phone), atau iOS (App Store). Apalagi di Indonesia sendiri masih sedikit yang mampu menjadi seorang progamer yang handal untuk sebagai developer.

Kini dengan apa yang telah di buat oleh Narenda, banyak perusahan yang mendapat manfaat  untuk dapat merekrut ahli progammer yang dapat di andalkan. Sebab dalam coding terdapat poin yang dapat diketahui apakah seorang progam tersebut telah memiliki poin yang tinggi atau belum. Sebab ini berpengaruh terhadap kualitas yang dimiliki oleh progammer tersebut,” pungkas Narenda.  (Sumber: viva.co.id)